Berita

Aktivis HAM dari Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Prabowo Presiden, Keluarga Simbolon Terhormat

KAMIS, 13 JULI 2023 | 10:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon merupakan sosok yang memiliki kemampuan hebat dan sudah seharusnya dihargai oleh banteng moncong putih. Namun selama 10 tahun terakhir, Effendi tidak mendapatkan penghargaan tersebut.

Begitu kata aktivis HAM dari Papua, Natalius Pigai mengomentari langkah PDIP memanggil Effendi Simbolon, buntut dari pernyataan “Prabowo Subianto coco menakhodai Indonesia”.

“Effendi Simbolon tidak butuh uang, beliau butuh penghargaan. 10 tahun PDIP campakkan beliau tidak dikasih jabatan walaupun kemampuan maaf jauh lebih hebat dari menteri PDIP,” tegasnya kepada redaksi, Kamis (13/7).


Menurutnya, kehormatan bagi Effendi Simbolon dan keluarga akan mulai bangkit pada tahun 2024 nanti. Syaratnya, pemenang Pilpres 2024 adalah Prabowo Subianto.

“Yang jelas Prabowo Presiden keluarga Simbolon akan terhormat di Pemerintahan Prabowo,” ujarnya.

Usai Effendi Simbolon dipanggil DPP PDIP, ada sejumlah isu yang kemudian diklarifikasi ke publik melalui Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Pertama Hasto memastikan Effendi tegak lurus memenangkan Ganjar Pranowo di 2024. Katanya, Effendi Simbolon justru mengkritik Prabowo pada acara Punguan Simbolon dohot Boruna se-Indonesia.

Hasto turut memastikan Effendi Simbolon tidak akan loncat ke Gerindra. Selanjutnya, Effendi Simbolon diwanti-wanti bahwa kebebasan sebagai kader dibatasi oleh partai.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya