Berita

Aksi unjuk rasa berujung demonstrasi di Kenya/Net

Dunia

Demo Berujung Bentrokan dengan Polisi di Kenya, Enam Orang Meninggal

KAMIS, 13 JULI 2023 | 06:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Demonstrasi untuk menolak UU keuangan baru di Kenya diwarnai dengan aksi bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi. Akibatnya enam orang dinyatakan meninggal dunia.

Pada Rabu (12/7), polisi menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa di dan sekitar Nairobi, dengan lima dari enam kematian dilaporkan terjadi di Kota Mlolongo dan Kitengela di pinggiran ibukota.

Gas air mata juga digunakan untuk membubarkan massa yang menyerang jalan raya yang menghubungkan Nairobi ke kota pelabuhan Mombasa. Satu kematian tercatat di Emali, sebuah kota yang terletak di sepanjang rute tersebut.


"Kami mencatat tiga kematian di Mlolongo, di mana sekelompok demonstran memblokir jalan untuk memprotes, dan kami juga mencatat dua lainnya di Kitengela dan satu di Emali," kata seorang petugas polisi, seperti dikutip TRT World.

Menurut keterangan polisi, bentrokan pecah ketika pengunjuk rasa memicu konfrontasi, sementara petugas berusaha memadamkan kerusuhan dengan menembak beberapa orang.

Aksi protes di Nairobi diinisiasi oleh pemimpin oposisi, Raila Odinga, untuk menolak UU keuangan yang disebut telah menyebabkan lonjakan harga bahan bakar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya