Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Gde Siriana: Yusrizki Dkk Harus Berani Ungkap Penikmat Korupsi BTS Kominfo sebagai Penebus Dosa

RABU, 12 JULI 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perlu keberanian dari Direktur PT Basis Utama Prima, Muhammad Yusrizki untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Bakti Kominfo yang diduga merugikan negara hingga Rp8 triliun itu.

"Semestinya Yusrizki terpanggil hatinya untuk membuka siapa saja figur yang terlibat menikmati mark up BTS ini terkait dengan peran PT BUP," kata Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/7).

Gde Siriana meyakini, Yusrizki yang telah ditetapkan tersangka memiliki banyak pengetahuan soal seluk-beluk kasus tersebut, termasuk pihak-pihak yang melakukan cawe-cawe rasuah demi kantong pribadi.


"Sebab tidak lazim jika perusahaan transaksi triliunan rupiah tanpa diketahui pemilik. Kan bisa dilihat mutasi bank rekening perusahaannya," tegas Gde Siriana.

Yang tak kalah penting, adalah soal perkembangan kasus BTS Kominfo saat ada pengembalian uang Rp27 miliar dari sosok misterius kepada komisaris PT Solitechmedia Synergy, Irwan Hermawan yang juga berstatus terdakwa.

Merujuk berita acara pemeriksaan (BAP) Irwan, uang Rp 27 miliar sempat diberikan Irwan kepada seseorang yang disebut sebagai Z.

"Irwan dan Windi (orang kepercayaan Irwan) semestinya konsisten mengungkap uang Rp27 miliar itu untuk apa. Keberanian mereka ini sebagai penebusan dosa kepada rakyat Indonesia, terutama rakyat miskin," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya