Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Pengamat: Relawan Jokowi Pindah ke Prabowo karena Diremehkan PDIP

RABU, 12 JULI 2023 | 10:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Berpindahnya relawan Jokowi ke bakal capres sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengindikasikan bahwa Ganjar Pranowo tidak didukung Jokowi.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai, hal itu terjadi karena sikap PDIP yang terkesan menafikan peran relawan dalam memenangkan capres.

“Sikap demikian pernah disampaikan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menerima kunjungan elite DPP PAN awal Juni 2023. Saat itu Megawati mengatakan, selama ini ada kesan justru hanya relawan yang memenangkan capres,” kata Jamiluddin, Rabu (12/7).


Menurut Jamiluddin, pernyataan Megawati tersebut kiranya membuat relawan, khususnya relawan Jokowi, kurang berkenan. Megawati dikesankan meremehkan peran relawan dalam memenangkan capres.

Selain itu, sikap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dapat juga membuat relawan Jokowi semakin menjauhi Ganjar dan PDIP. Sebab, Hasto terkesan menyudutkan relawan Jokowi yang disebutnya inkonsisten.

“Inkonsisten yang dimaksud Hasto dalam hal penolakan relawan Jokowi kepasa Prabowo saat akan menjadi menteri Jokowi. Meskipun tudingan Hasto itu sudah dibantah relawan Jokowi, namun hal itu dapat membuat relawan Jokowi semakin menjauhi Ganjar dan PDIP,” kata Jamiluddin.  

Menurut Jamiluddin, sikap PDIP yang demikian tentu menguntungkan Prabowo sebagai bakal capres yang akan berlaga di Pemilu 2024. Sehingga, para relawan Jokowi berpeluang besar akan lebih banyak yang merapat ke Prabowo.

“Hal ini tentunya membuat perolehan pundi-pundi suara untuk Prabowo akan semakin besar,” demikian Jamiluddin yang juga mantan dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya