Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol (kiri) dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berjabat tangan selama pertemuan puncak di Hiroshima, Jepang, pada 21 Mei 2023/Net

Dunia

Di KTT NATO, Pemimpin Korsel dan Jepang Bahas Rencana Pembuangan Limbah Nuklir Fukushima

RABU, 12 JULI 2023 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea Selatan terus berkonsentrasi mengenai rencana Jepang untuk membuang air limbah pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang lumpuh ke laut.

Untuk membahas masalah tersebut, kedua pemimpin negara dijadwalkan bertemu di sela-sela KTT Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Vilnius.

Menurut pejabat kepresidenan, pertemuan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida akan dilakukan Rabu (12/7) waktu Lituania.


"Masalah air tercemar Fukushima bisa muncul," kata pejabat kepresidenan, mencatat agenda KTT belum dikoordinasikan sebelumnya, seperti dikutip dari Yonhap.

Sebelumnya, seorang pejabat kepresidenan mengatakan kepada wartawan bahwa jika masalah ini diangkat, Yoon akan menyampaikan posisi pemerintah bahwa kesehatan dan kesejahteraan rakyat Korea Selatan akan menjadi prioritas utama.

Sementara itu, oposisi utama Partai Demokrat Korea Selatan telah mendesak Yoon untuk menggunakan KTT yang direncanakan untuk menuntut Tokyo menahan rencana pembuangan air.

Pertemuan Yoon dan Kishida dilakukan beberapa hari setelah Badan Energi Atom Internasional menyetujui rencana Jepang, memicu protes dan kemarahan dari banyak orang di Korea Selatan serta negara-negara tetangga lainnya yang takut akan potensi efek air yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya