Berita

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen saat melakukan konferensi persnya di Kedutaan Besar AS di China/Net

Dunia

Menkeu AS: Sering Tegang, tapi Washington dan Beijing Punya Keinginan Menstabilkan Hubungan Ekonomi

SELASA, 11 JULI 2023 | 15:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Meski hubungan antara China dan Amerika Serikat sering menegang, namun kedua negara memiliki keinginan untuk menstabilkan hubungan ekonomi mereka.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan AS Janet Yellen dalam sebuah wawancara dengan American Public Media Marketplace, sebelum kepulangannya dari Beijing.

Menurutnya, kedua negara masih berselisih paham dalam beberapa isu. Namun ia menyatakan keyakinannya bahwa AS dan China memiliki kemauan untuk memperbaiki hubungan, dan kunjungannya itu disebut telah memajukan upaya mereka dalam mengokohkan hubungan dengan lebih baik.


“Ada tantangan, tapi saya percaya ada keinginan di kedua belah pihak untuk menstabilkan hubungan dan secara konstruktif mengatasi masalah dalam hubungan kita, untuk melakukannya dengan terus terang,  keterbukaan, rasa hormat untuk membangun hubungan yang produktif dan maju,” katanya.

Yellen lebih lanjut menjelaskan bahwa perjalanannya berlangsung secara baik dan memberinya kesempatan untuk menjelaskan bahwa kontrol ekspor AS dan tindakan lainnya didorong oleh kekhawatiran keamanan nasional dan kebutuhan untuk mendiversifikasi rantai pasokan, bukan untuk meraih keuntungan ekonomi yang tidak adil.

“Saya menghabiskan waktu berjam-jam dengan rekan saya untuk membahas secara rinci masalah kami dan menanganinya serta menjelaskan bahwa mereka memiliki saluran komunikasi yang terbuka,” tambah Yellen, seperti dikutip Al Arabiya, Selasa (11/7).

Kedua belah pihak, katanya, setuju untuk mempertahankan saluran komunikasi terbuka dan memperdalam diskusi mereka tentang keprihatinan yang dimiliki satu sama lain.

Kunjungan pertama Yellen ke Beijing selama empat hari sejak pekan lalu ini datang di tengah memburuknya hubungan antara AS dan China selama setahun terakhir. Untuk itu kunjungan tersebut dilakukan untuk mencegah hubungan yang semakin menegang, terutama terkait ekonomi kedua negara besar itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya