Berita

Seorang warga sipil yang menyeberangi sungai Beas dalam proses evakuasi di desa Nagwain, Himachal Pradesh, India pada Minggu, 6 Juli 2023/Net

Global

Banjir dan Tanah Longsor di India Tewaskan 22 Orang

SENIN, 10 JULI 2023 | 23:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hujan lebat yang mengguyur banyak wilayah di India Utara dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor.

Mengutip Times of India pada Senin (10/7), sekitar 22 warga dilaporkan tewas dalam bencana banjir yang diakibatkan oleh hujan deras di negara bagian utara Himachal Pradesh, Uttarakhand, Uttar Pradesh, Jammu dan Kashmir, serta Punjab.

Himachal Pradesh merupakan wilayah paling terdampak, karena dilanda banjir bandang sejak akhir pekan lalu.


"Banjir bandang meruntuhkan jembatan dan menyapu beberapa gubuk warga," menurut laporan pihak berwenang.

Untuk menyelamatkan warga yang terdampar di jalan dan jembatan akibat banjir, otoritas  Himachal Pradesh mengerahkan helikopter.

Karena kondisi yang semakin buruk, Ketua Menteri Himachal Pradesh, Sukhvinder Singh Sukhu, mengimbau warga untuk tidak meninggalkan rumah, sebab hujan deras diperkirakan turun dalam waktu yang cukup lama.

"Tolong tetap di dalam rumah Anda karena hujan yang lebih deras diperkirakan terjadi dalam 24 jam ke depan," katanya.

Jalan-jalan di wilayah Punjab, Delhi, dan Uttarakhand, seluruhnya terendam banjir.

Melalui gambar yang diposting di media sosial, nampak petugas penyelamat menggunakan rakit karet untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di rumah mereka.

Badan Cuaca Nasional melaporkan, wilayah Delhi, Punjab, dan Himachal Pradesh, telah menerima curah hujan 112 persen, 100 persen dan 70 persen lebih banyak dari rata-rata di musim monsun atau muson yang dimulai awal bulan lalu.

Tak hanya wilayah utara, hujan juga mengguyur ibu kota New Delhi dan memaksa sekolah tutup sementara untuk mengantisipasi bencana.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya