Berita

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba/Net

Dunia

Kyiv Klaim NATO akan Permudah Keanggotaan Ukraina

SENIN, 10 JULI 2023 | 19:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) disebut telah memutuskan untuk mempermudah jalan bagi Ukraina mendapat keanggotaannya.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan NATO telah memutuskan untuk membatalkan persyaratan Rencana Aksi Keanggotaan (MAP) bagi Ukraina, yang di dalamnya terdapat target yang harus dipenuhi Kyiv.

Hal itu disampaikan Kuleba dalam komentar menjelang KTT NATO di Vilnius, Lithuania pada Selasa (11/7) dan Rabu (12/7). Pertemuan itu akan membahas perpecahan terkait keinginan Ukraina menjadi anggota NATO.


Menurut Kuleba, keputusan NATO akan mempersingkat jalan Ukraina untuk bergabung dengan aliansi tersebut.

"Menyusul pembicaraan intensif, sekutu NATO telah mencapai konsensus untuk menghapus MAP dari jalur Ukraina menuju keanggotaan. Saya menyambut baik keputusan yang telah lama ditunggu-tunggu ini yang mempersingkat jalan kami menuju NATO," kata Kuleba.

"Ini juga momen terbaik untuk memberikan kejelasan tentang undangan ke Ukraina untuk menjadi anggota," imbuhnya.

Menjelang KTT, semakin banyak negara anggota NATO telah mendukung proposal Inggris untuk memungkinkan Kyiv melewatkan program MAP yang menetapkan target politik, ekonomi dan militer yang harus dipenuhi oleh kandidat dan negara-negara Eropa timur lainnya sebelum bergabung dengan aliansi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya