Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Peta Koalisi Menghangat, Elektabilitas Prabowo Tetap Unggul di Atas Ganjar

SENIN, 10 JULI 2023 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinamika peta koalisi yang belakangan menghangat tidak mempengaruhi elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Prabowo, unggul dari dua figur potensial yang akan menantangnya di Pilpres 2024, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keunggulan elektabilitas Prabowo, tercatat dalam survei terbaru Indikator Publik Nasional (IPN) yang menggelar survei terkait elektabilitas calon presiden Pemilu 2024.

Peneliti IPN, Ike Sihotang, mengatakan, dalam simulasi tertutup tiga nama, responden diberikan pertanyaan, "seandainya Pemilihan Presiden dilaksanakan hari ini dan hanya diikuti oleh tiga calon, siapakah yang akan anda pilih?".


"Hasil survei menunjukkan Prabowo Subianto mendapatkan elektabilitas tertinggi dengan 42,3 persen," kata Ike dalam paparan survei secara virtual, Senin (10/7).

Di bawah Prabowo, menyusul Ganjar yang mendapatkan pilihan 37,4 persen, dan Anies di angka 17 persen. Sementara, ada 3,3 persen responden menjawab tidak tahu.

Survei ini digelar pada 17 hingga 27 Juni 2023 dengan melibatkan 1.200 responden. Sample survei dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling.

Metode survei dilakukan dengan wawancara langsung atau direct interview dengan bantuan kuesioner. Adapun margin of error survei +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya