Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto saat memimpin apel pasukan untuk Operasi Patuh Jaya 2023 di Mapolda Metro Jaya/RMOL

Presisi

Irjen Karyoto: Anggota Tak Boleh Pakai Baju Lusuh saat Operasi Patuh Jaya

SENIN, 10 JULI 2023 | 15:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Setiap personel yang bertugas di Operasi Patuh Jaya 2023 harus memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan. Jangan sampai, masyarakat melihat petugas polisi dan kendaraannya tidak lengkap saat menggelar razia.

Pesan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto kepada ribuan personel yang bertugas untuk Operasi Patuh Jaya.

"Saudara dapat tampil dengan baik dan sigap dalam pelayanan saudara kepada masyarakat. Tidak ada lagi saya temukan personel yang bajunya lusuh, mobil dinas yang kotor, petugas yang tidak memasang pelang tanda razia saat melaksanakan penindakan," kata Karyoto di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/7).


Selain kesigapan personel dan kendaraan, Karyoto juga meminta personel melaksanakan penindakan dengan simpatik dan humanis. Salah satunya bersinergi dengan instansi lain dalam pelaksanaan operasi ini.

Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Patuh Jaya 2023 mulai dari tanggal 10 Juli 2023 sampai dengan 23 Juli 2023.

Dalam operasi ini, sebanyak 2.938 personel gabungan Polisi, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, dan pihak lainnya dikerahkan.

Operasi ini sendiri menyasar 14 jenis pelanggaran, diantaranya; melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI, mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur dan tidak memiliki SIM.

Lalu, sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, kendaraan bermotor yang tidak layak jalan, kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi perlengkapan standar, kendaraan bermotor tidak dilengkapi STNK, kendaraan yang melanggar marka atau bahu jalan, kendaraan bermotor yang memasang rotator dan sirine yang bukan peruntukannya, dan terakhir penertiban mobil pribadi yang menggunakan pelat RFS/RFP.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya