Berita

Prabowo Subianto bersama Joko Widodo/Net

Politik

Hendri Satrio Lihat Koalisi Prabowo Tunggu Instruksi Jokowi

SENIN, 10 JULI 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Koalisi partai politik pengusung calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2024 belum final. Sehingga koalisi yang ada saat ini kemungkinan besar masih bisa berubah.

Demikian pandangan Founder Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menyikapi dinamika perpolitikan yang terjadi. Sosok yang akrab disapa Hensat itu menduga, pembentukan koalisi hari ini sesuai instruksi Jokowi.

"Koalisi Prabowo ini KIJ alias Koalisi Instruksi Jokowi. Mulai anggota Koalisi hingga Cawapres untuk Pak Prabowo per hari ini terbaca menunggu instruksi Pak Jokowi," kata Hensat saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/7).


Analis Politik Universitas Paramadina itu melanjutkan, bila melihat faktor ini kemungkinan komposisi koalisi berubah menjadi 2-3-4 atau PDIP-PPP, Nasdem-Demokrat-PKS, dan Gerindra-Golkar-PKB-PAN.

Kemungkinan lainnya, lanjut Hensat, peta koalisi menjadi 1-3-5 atau PDIP sendiri, Nasdem-Demokrat-PKS, dan Gerindra-Golkar-PKB-PAN-PPP.

"Kok bisa PPP nggak jadi sama PDIP? ya itu tadi tentang instruksi Pak Jokowi. Sampai hari ini Parpol koalisi pemerintah yang citra Ketumnya independen cuma ada di Nasdem dan PDI Perjuangan," tandas Hensat.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya