Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno (tengah)/Net

Politik

2024 Ajang Duduk Bersama Cari Solusi Ekonomi, Bukan Berpecah-belah

MINGGU, 09 JULI 2023 | 08:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polarisasi tidak boleh lagi terjadi pada Pemilu 2024 karena konflik sosial dan perpecahan akan berdampak pada kemunduran bangsa Indonesia.

Begitu tegas Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno seperti dikutip redaksi lewat Twitternya, Minggu (9/7).

Menurutnya, masalah utama yang harus didudukkan bersama di tahun 2024 adalah mencari solusi atas gonjang-ganjing ekonomi global.


"2024 kita pastikan tidak terjadi polarisasi, karena yang harus kita solusikan bersama adalah permasalahan ekonomi," kata Sandi .

Bagi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 hingga 6 persen harus bisa dilampaui. Sehingga di tahun 2045 predikat Indonesia sebagai negara maju bisa tercapai.

"Untuk itu, tidak ada ruang bagi masyarakat untuk berpecah-belah menyikapi isu politik 2024," tegas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

"Justru, kita harus bersatu dalam visi dan misi yang sama, yaitu membangkitkan perekonomian dan menciptakan lapangan kerja baru demi Indonesia Maju," tandas Sandi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya