Berita

Anis Matta dan Fahri Hamzah/Net

Politik

Ada Kedekatan Ideologis, Gelora Beri Sinyal Dukung Prabowo

SABTU, 08 JULI 2023 | 16:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia memiliki kedekatan ideologis dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, mengaku, partainya memiliki semangat politik bernama 'Arah Baru Indonesia' dan ingin menjadikan 'Indonesia Super Power Baru', atau lima besar dunia, kekuatan global baru, setelah Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan China.

Jadi, kata dia, semangat politik Partai Gelora ada kedekatan dengan narasi politik Partai Gerindra yang kerap digaungkan Prabowo, yang menginginkan Indonesia menjadi 'Macan Asia'.


"Secara umum memang ada kedekatan ideologis dengan Pak Prabowo," kata Anis Matta, dalam keterangan resminya, Sabtu (8/7).

Meski begitu, hingga kini Partai Gelora belum memutuskan siapa calon presiden (Capres) yang akan didukung. "Tapi salah satu pertimbangannya memang aspek kedekatan ideologis," kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, memuji kinerja Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. Menurutnya, kinerja dan elektabilitas tinggi Prabowo menjadi modal yang baik.

"Itu dugaan saya, makanya survei Prabowo selalu tinggi. Banyak orang mengatakan nggak percaya sama Prabowo Subianto, nyatanya fine-fine saja," kata Fahri.

Dia juga melihat kapabilitas Prabowo sudah teruji melalui kontestasi Pilpres pada 2014 dan 2019 lalu.

"Yang sudah pernah jadi Capres, berdebat, record-nya panjang, lebar jatuh bangun, kan cuma Prabowo," tukas Fahri.

Seperti diketahui, Partai Gelora merupakan pendatang baru di perpolitikan tanah air, dan kini resmi terdaftar sebagai salah satu peserta Pemilu 2024 dengan nomor urut 7.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya