Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Militan Al Shabaab Tewas Dalam Penyergapan di Kenya Utara

JUMAT, 07 JULI 2023 | 10:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi saling serang yang terjadi antara kelompok militan Al Shabaab dengan aparat keamanan di Kenya Utara menewaskan puluhan korban dari pihak pemberontak.

Mengutip The Defense Post pada Jumat (7/7), aksi kekerasan itu bermula ketika komplotan Al Shabaab melakukan penyergapan terhadap kepolisian unit khusus yang sedang berpatroli di kabupaten Mandera, Kenya utara, dekat perbatasan Somalia.

Dalam postingan di Twitter, polisi Kenya menceritakan kronologi serangan di mana kedua pihak bertikai saling menggunakan senjata api dan melancarkan tembakan yang bertubi-tubi.


"Bentrokan bersenjata itu mengakibatkan 20 militan tewas dan delapan petugas polisi terluka," ungkap laporan tersebut.

Setelah serangan berakhir, polisi menemukan berbagai macam senjata yang dibawa militan di lokasi kejadian, di antaranya senapan mesin berat dan peluncur roket.

Pada Rabu (5/7), pemerintah Kenya memutuskan untuk menunda pembukaan perbatasan dengan Somalia karena beberapa serangan mematikan di dekat perbatasan yang diduga kuat dilakukan oleh Al Shaabab.

Pertengahan bulan lalu, delapan petugas polisi Kenya tewas di Garissa setelah mobil mereka menabrak alat peledak di sebuah kabupaten timur di sepanjang perbatasan dengan Somalia.

Seminggu kemudian, leher lima warga sipil dipotong dalam serangan di Lamu, kabupaten lain di perbatasan.

Sejak mengirimkan pasukan perbatasan ke Somalia pada 2011, Kenya mengalami serangan balasan dari Al Shabaab yang melakukan pemberontakan di Mogadishu sejak 2007.

Tahun 2015, 148 orang dibantai di Universitas Garissa, Kenya dan dua tahun sebelumnya 67 orang tewas ketika militan menyerbu mall Westgate di Nairobi.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya