Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan putranya, Hunter Biden/Net

Dunia

Kokain yang Ditemukan di Gedung Putih Dirumorkan Milik Putra Joe Biden

JUMAT, 07 JULI 2023 | 08:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serbuk putih, belakangan diketahui sebagai kokain, yang ditemukan di Gedung Putih pada awal pekan ini dirumorkan milik putra Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Hunter Biden.

Penemuan kokain tersebut terjadi ketika Secret Service melakukan pemeriksaan rutin. Temuan itu sempat menggemparkan dan mendorong evakuasi di Gedung Putih.

Namun pemadam kebakaran Washington DC menyatakan zat tersebut bukanlah ancaman.


Ketika itu, Joe Biden tidak hadir di Gedung Putih karena dia bersama keluarganya di Camp David di Maryland untuk perayaan Empat Juli.

Setelah temuan serbuk kokain tersebut, banyak spekulasi bermunculan, termasuk bahwa barang terlarang itu adalah milik Hunter, sang putra presiden.

Spekulasi muncul lantaran Hunter merupakan pecandu narkoba yang saat ini disebut sedang rehabilitasi. Ia sendiri terbuka tentang penggunaan narkobanya. Tetapi pada 2021, ia mengaku tidak menggunakan narkoba lagi selama dua tahun.

Di samping itu, temuan kokain terjadi dua hari setelah Hunter terakhir terlihat di Gedung Putih sebelum menuju Camp David. Meski begitu, Hindustan Times mencatat, tidak jelas berapa lama Hunter dan keluarganya tinggal di Gedung Putih serta kamar apa yang mereka kunjungi.

Teori tentang Hunter Biden juga beredar karena diklaim bahwa dia tinggal di Gedung Putih. Penampilannya di depan umum telah menarik perhatian dari Partai Republik, tetapi tidak ada bukti bahwa dia tinggal di Gedung Putih.

Video Hunter Biden baru-baru ini yang diduga menunjukkan dia mengemudi dengan kecepatan 172 km per jam dalam perjalanan ke Las Vegas juga dikaitkan dengan cerita kokain. Meskipun, laporan menunjukkan bahwa itu adalah video lama, diambil empat tahun yang lalu.

Laporan awal menunjukkan bahwa bubuk itu ditemukan di perpustakaan Sayap Barat, di lantai dasar dan bagian dari tur publik gedung. Tetapi Secret Service mengatakan tengah menyelidiki barang tak dikenal di dalam area kerja.

Salah satu teori yang juga dihembuskan di media sosial adalah narkoba milik seorang staf Gedung Putih, meski belum terbukti.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya