Berita

Pengemasan untuk 'Double Stuf Stoneo' melalui US Food and Drug Administration/Net

Global

Beredar Makanan Ringan di AS yang Mengandung Ganja dengan Kemasan Mirip Biskuit Terkenal

JUMAT, 07 JULI 2023 | 05:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komisi Perdagangan Federal (FTC) AS telah mengirimkan surat peringatan kepada enam perusahaan yang membuat makanan ringan dengan bahan aktif ganja dan kemasannya mirip dengan makanan yang disukai anak-anak, termasuk "Stoneos" yang meniru biskuit Oreo.

FTC mengatakan, surat-surat tersebut, yang dikirim oleh FTC dan Food and Drug Administration (FDA) pada Rabu (5/7) dibuat karena kekhawatiran bahwa anak-anak mungkin ingin mencoba makanan tersebut karena kemiripannya dengan produk yang mereka sukai.

Selain mirip biskuit Oreo, ada juga kemasan makanan produk ganja yang serupa dengan keripik tortilla Doritos, camilan rasa keju Cheetos, dan Nerds, serta permen lainnya.


Produknya termasuk "Double Stuf Stoneo", ditandai dibuat oleh "Dabisco", dan "Jolly Rancher Gummies Sours", serta "Cheetos Crunchy XXTRA Flamin' Hot." Semuanya ditandai mengandung THC - bahan dalam ganja - di sudut bawah kemasan.

Surat itu mengatakan FDA telah menerima lebih dari 125 laporan anak-anak atau orang dewasa yang mengalami efek samping dari konsumsi THC sejak 1 Januari 2021 hingga 31 Mei 2022.

"Anda harus segera berhenti memasarkan produk THC Delta-8 yang dapat dimakan yang meniru makanan konvensional menggunakan iklan atau kemasan yang mungkin menarik bagi anak kecil," kata surat itu, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/7).

Frito-Lay, yang membuat Doritos, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya memuji tindakan komisi  tersebut dalam membatasi produk tiruan.

Perusahaan juga dikatakan sedang mencari dasar hukum yang akan mengkriminalkan penjualan makanan THC yang dapat dimakan menggunakan kemasan yang melanggar merek makanan ringan terkenal.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya