Berita

Representative Image/Net

Global

Kanada Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Lindungi Masyarakat Afrika dari Bencana Iklim

JUMAT, 07 JULI 2023 | 00:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program Pangan Dunia (WFP) PBB telah menerima dukungan dana dari pemerintah Kanada sebesar 8,9 juta dolar (Rp 134 miliar), untuk mendukung upaya perlindungan risiko bencana di Afrika.

Dana itu akan dikucurkan untuk program Replika Kapasitas Risiko Afrika (ARC) WFP yang bertujuan melindungi dua juta orang yang rentan dari ancaman bencana iklim.

Kontribusi tersebut akan memungkinkan WFP untuk memperluas cakupan ARC Replica, yaitu polis asuransi inovatif yang ditawarkan oleh ARC Ltd kepada organisasi kemanusiaan. Melalui polis tersebut, jutaan warga Afrika akan dilindungi oleh asuransi yang menyediakan pembiayaan yang diperlukan untuk tanggap darurat setelah terjadinya bencana yang terkait dengan perubahan iklim.


Menanggapi bantuan tersebut, Direktur Iklim WFP dan Layanan Pengurangan Risiko Bencana, Gernot Laganda, menyambut baik kontribusi dari Pemerintah Kanada.

“Pengetahuan WFP tentang operasional di lingkungan yang rapuh, kerja sama yang erat dengan pemerintah, keahlian dalam merancang model bahaya, serta pengalaman dalam memberikan bantuan kemanusiaan yang sensitif terhadap masyarakat, akan semakin memperkuat perlindungan finansial yang ditawarkan kepada komunitas yang rentan. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi dari Kanada yang memungkinkan kami melanjutkan pekerjaan yang penting ini,” kata Gernot.

Dengan bantuan finansial tersebut, diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana iklim.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kanada, WFP, dan ARC menunjukkan komitmen yang kuat untuk meningkatkan perlindungan finansial terhadap iklim ekstrim dan menghadapi tantangan mendesak yang dihadapi oleh komunitas rentan di seluruh Afrika.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya