Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Klaim Gagalkan Upaya Iran Sita Dua Kapal Tanker Minyak

KAMIS, 06 JULI 2023 | 04:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengklaim telah berhasil menggagalkan upaya Iran untuk menyita dua kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz.

Komando Pusat Angkatan Laut AS pada Rabu (5/7) melaporkan kapal perusak berpeluru kendali USS McFaul telah mengusir kapal-kapal Iran yang berusaha mencegat dua kapal tanker minyak di lepas pantai Oman.

Ketika itu pasukan Iran juga dilaporkan menembaki satu kapal, tetapi tidak ada korban jiwa.


“Pada 5 Juli, pasukan AS mencegah dua upaya penyitaan kapal tanker komersial oleh Angkatan Laut Iran setelah Iran melepaskan tembakan di salah satu insiden di dekat pantai Oman. Kedua insiden ini terjadi di perairan internasional," kata Angkatan Laut AS, seperti dikutip Al Jazeera.

Insiden pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Saat itu pasukan Iran mendekati kapal tanker minyak berbendera Kepulauan Marshall TRF Moss. Kapal Iran berangkat ketika USS McFaul tiba di lokasi.

Sekitar tiga jam kemudian, Angkatan Laut AS mengatakan telah menerima panggilan darurat dari kapal tanker minyak berbendera Bahama, Richmond Voyager, yang telah diberi tahu oleh kapal Angkatan Laut Iran untuk berhenti.

Ketika kapal AS menuju ke tempat kejadian, pasukan Iran menembaki Voyager dengan semburan panjang dari senjata kecil dan senjata yang digunakan awak. Tetapi tidak ada kerusakan serius atau korban jiwa yang terjadi. Pasukan Iran pergi ketika USS McFaul tiba.

Angkatan Laut AS mengatakan telah meningkatkan kehadirannya di Selat Hormuz sejak Mei. Itu dilakukan karena ada peningkatan upaya Iran untuk merebut kapal komersial. AS mencatat, Iran sudah menyerang dan menyita hampir 20 kapal sejak 2021.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya