Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Ukraina Klaim 21.000 Tentara Bayaran Wagner Tewas dalam Pertempuran

MINGGU, 02 JULI 2023 | 16:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Puluhan ribu tentara bayaran Wagner diklaim tewas dalam pertempuran di Ukraina. Akibatnya membuat kerugian besar bagi perusahaan militer swasta tersebut.

Klaim tersebut dikatakan Presiden Volodymyr Zelensky dalam wawancaranya dengan wartawan di Kyiv pada Sabtu (1/7).

“Pasukan kami membunuh 21.000 tentara Wagner di Ukraina timur, dan 80.000 pejuang Wagner lainnya telah terluka. Ini adalah kerugian besar bagi Wagner,” kata Zelensky.


Klaim yang disampaikan oleh Presiden Ukraina ini belum dapat dipastikan secara independen, tetapi hal tersebut datang setelah kekalahan yang dialami pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin, dalam pemberontakan yang gagal di Moskow.

Seperti dimuat CNN, Minggu (2/7), Zelensky menyebut pemberontakan Prigozhin telah sangat mempengaruhi kekuatan Rusia di medan perang, dan situasi ini dapat menjadi keuntungan bagi Ukraina dalam melancarkan serangan balasannya.

"Dalam kondisi ini, kami perlu memanfaatkannya untuk mendorong musuh keluar dari tanah kami. Mereka kalah perang. Mereka tidak lagi meraih kemenangan di medan perang di Ukraina, sehingga mereka akan mulai mencari kambing hitam," kata Zelensky.

Namun, menurutnya, serangan balasan tidak akan terburu-buru ia lakukan, karena negaranya menghargai nyawa manusia dan mereka tengah merancang rencana strategis untuk menempatkan pasukannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya