Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Net

Politik

Cawapres Potensial, Erick Thohir: Saya Tegak Lurus pada Presiden Jokowi

SABTU, 01 JULI 2023 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Santer disebut sebagai tokoh potensial sebagai bakal calon wakil presiden, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, tak mau terlalu gede rasa.

Meski unggul pada sejumlah survei bakal calon wakil presiden, dia menegaskan, sikapnya saat ini tegak lurus pada kepala negara, Presiden Joko Widodo.

"Saya tegak lurus pada Bapak Presiden Jokowi. Artinya, ketika ada kesempatan membangun negara menjadi lebih baik lagi, dan beliau ada di situ, ini sebuah kesempatan," kata Erick Thohir, dalam tayangan Kick Andy Double Check, dikutip Sabtu (1/7).


Prinsipnya, kata Erick, dia tidak pernah menawarkan diri menjadi Cawapres. Pun juga soal kesiapan berada di dalam atau di luar pemerintahan.
 
"Saya bukan menawarkan diri atau jualan kemana-mana bahwa saya yang terbaik, tidak. Saya sudah bilang, saya siap di dalam dan di luar pemerintahan," katanya.

Erick juga menambahkan, selama tiga tahun di pemerintahan, dirinya merasakan kebahagiaan luar biasa ketika bisa membantu banyak orang.

Jawaban itu disampaikan Erick, merespon pertanyaan apakah dia bersedia jika diminta menjadi wakil salah satu kandidat calon presiden.

Dia mengatakan, hal itu tergantung dukungan partai.

Seperti diketahui, Erick bukan orang partai. Sejauh ini baru PAN yang sudah mengumumkan mengusung Erick untuk dipasangkan dengan Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.

Ditanya apakah dia bersedia jika semua syarat terpenuhi, Erick mengatakan, tergantung kesepakatan, serta harus ada hitam di atas putih.

"Tergantung pada mau dibawa ke mana bangsa ini. Apa yang akan kita lakukan ke depan. Untuk apa kita punya kekuasaan, tetapi malah menjerumuskan bangsa ini. Saya tidak mau menjadi bagian dari itu," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya