Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Kepentingannya Terganjal Megawati, Wajar Jokowi Lebih Cenderung Dukung Prabowo daripada Ganjar

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 19:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kecenderungan Presiden Joko Widodo yang diisukan menguat mendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dinilai wajar. Sebabnya, ada proses negosiasi kepentingan yang lebih mudah.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rifan menganalisa, isu kecenderungan Jokowi ke Prabowo yang diangkat surat kabar The Straits Times Singapura, memberikan keuntungan lebih ke Presiden ketujuh RI itu.

“Barangkali di antara Ganjar dan Prabowo, dari sisi deal politik, dari sisi komitmen-komitmen politik mungkin Prabowo lebih konkret,” ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/6).


Menurutnya, apabila Jokowi memberikan dukungan tunggal kepada bakal capres PDIP, Ganjar Pranowo, kepentingan-kepentingan politik presiden dua periode itu sulit terpenuhi.

"Direct langsung karena (Prabowo) Ketua Umum Partai Gerindra, jadi langsung sekaligus dia jadi veto player, tidak ada orang di atas itu,” tuturnya.

“Sementara Ganjar ada Mega, sehingga komitmen-komitmen strategis ada di Bu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri),” demikian Ali menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya