Berita

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani saat bertemu dengan bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan/Net

Politik

Puan Maharani dan Anies Baswedan Saling Mendoakan saat Berhaji

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 12:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani bertemu dengan bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan di sela-sela ibadah Haji 1444. Tepatnya, seusai melempar jumrah kedua di Mina, Arab Saudi, Kamis (29/6) sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah yang mendampingi Puan Maharani sekeluarga beribadah haji mengatakan bahwa pertemuan dengan Anies Baswedan tanpa perencanaan. Keduanya bertemu saat sama-sama sedang beristirahat usai melempar jumrah.

“Tanpa direncanakan, kami bertemu dengan Mas Anies Baswedan dan istri di Guest House di Mina, Saudi Arabia,” ujar Said kepada wartawan, Jumat (30/6).


Dalam pertemuan itu, Anies ditemani sang istri dan Puan ditemani sang suami. Keduanya pun saling bertegur sapa dan berbincang santai. Termasuk saling mendoakan satu sama lain.

“Kedua beliau saling bercakap-cakap santai, saling mendoakan, apalagi sedang berada di baitullah sebagai tempat yang bermustajabah untuk berdoa,” ujar Said.
 
Ketua Banggar DPR RI itu berharap pertemuan Puan dan Anies bisa menciptakan kondisi politik tanah air lebih sejuk, tanpa ketegangan, dan prasangka. Hal ini sejalan PDIP yang tidak ingin suasana Pilpres 2024 penuh ketegangan seperti yang terjadi pada pilpres sebelumnya.

“Karenanya, saatnya memberi teladan kepada rakyat, bahwa perbedaan pilihan politik tidak lantas membuat sesama kita saling memutuskan silaturahmi, apalagi saling bermusuhan,” tuturnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya