Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Dunia Belum Runtuh karena Sanksi, Rusia Siap Bersaing dengan Barat

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dominasi Barat bukan sesuatu yang abadi, begitu menurut Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pernyataan terbarunya.

Berbicara pada Kamis (29/6) di forum 'Strong Ideas for a New Time’ yang diselenggarakan oleh Agency for Strategic Initiatives (ASI), Putin mengatakan tidak ada jenis monopoli atau dominasi yang abadi, dan Rusia siap bersaing dengan Barat.

"Perusahaan Rusia siap bersaing, mereka hanya butuh bantuan untuk mempromosikan bisnis mereka," kata Putin, seperti dikutip dari RT.


“Perusahaan dan tim kami siap bersaing dan banyak dari mereka telah membuktikannya. Berbicara tentang monopoli, yang saya maksud adalah pesaing Barat, tentu saja, yang telah mendapatkan monopoli di banyak sektor pasar Rusia,” jelasnya.

Menurut Putin, perusahaan Rusia dapat memantapkan kehadirannya di pasar global selangkah demi selangkah, dimulai dengan pasar Persemakmuran Negara-Negara Merdeka, Organisasi Kerjasama Shanghai, dan negara-negara BRICS.

"Dunia belum runtuh karena sanksi. Pembatasan yang diberlakukan di Moskow oleh Barat telah membuka area pengembangan baru bagi perusahaan Rusia," katanya.

Pengusaha Rusia mengajukan lebih dari 43.000 aplikasi pendaftaran merek dagang dalam lima bulan pertama tahun ini.

“Saya dapat melihat bahwa beberapa hal baru yang sangat menarik telah muncul. Sangat menyenangkan untuk disaksikan, dan mudah-mudahan tidak hanya untuk ditonton tetapi juga untuk dipakai dan digunakan," ujarnya.

Putin menyerukan penciptaan ekonomi yang menghasilkan barang, jasa, dan teknologi modernnya sendiri alih-alih mengonsumsi produk asing yang diimpor.

Dia juga menekankan pentingnya membantu produsen dalam negeri untuk mempromosikan produknya, sehingga Rusia memiliki merek yang terkenal baik di dalam negeri maupun di dunia.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya