Berita

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka/Net

Politik

Insiden Jemaah Haji Terlantar di Muzdalifah Jangan Sampai Terulang Lagi

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 11:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Agama (Kemenag) diminta untuk belajar dari kesalahan masa lalu yang menyebabkan jemaah haji Indonesia terlantar di Muzdalifah, sehingga mereka kelaparan dan kehausan.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, yang berharap Kemenag bisa memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah haji di sisa waktu pelaksanaan ibadah haji.

"Bagaimana pun penyelenggaraan haji Indonesia adalah wilayah tanggung jawab Kemenag. Segala sesuatu yang terjadi baik di Arab Saudi dan di tanah air akan menjadi bahan evaluasi ke depan," ujar Diah kepada wartawan, Kamis (29/6).


Menurut Diah, apabila ada kekurangan tenaga petugas karena sebagian besar kelelahan mendampingi jemaah di Arafah dan Muzdalifah, maka perlu dilakukan pembagian waktu kerja petugas, sehingga tidak menumpuk. Dengan kata lain, mereka bisa fokus pada fase-fase yang berbeda.

"Sekali lagi di sisa waktu yang ada saya harap Kemenag betul-betul memaksimalkan pelayanan terhadap para jemaah. Dan yang paling penting adalah memastikan keselamatan mereka," tegas politikus PDIP itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya