Berita

Hewan kurban/Net

Publika

Daging Sapi

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 08:18 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

INSIDEN Pak RT berkomentar tidak membutuhkan daging sapi dari artis penyanyi dangdut Dewi Persik sungguh menarik perhatian. Pertanyaannya adalah, apakah sesungguhnya telah terjadi kelebihan jumlah sapi hewan kurban.

Kementerian Pertanian menyampaikan, informasi tentang ketersediaan hewan kurban yang bebas dari penyakit kuku dan mulut sebanyak 2,21 juta ekor tahun 2022. Sementara itu kebutuhan pemotongan hewan qurban sebanyak 1,81 juta ekor pada tahun yang sama.

Artinya, secara agregat berdasarkan perhitungan statistik semata, memang telah terjadi kelebihan jumlah kebutuhan pemotongan hewan kurban per tahun 2022. Data secara makro tersebut berguna untuk memprediksi situasi neraca jumlah pemotongan hewan kurban tahun 2023 ini.


Secara pengamatan on the spot diketahui bahwa tidak semua hewan kurban yang dijual oleh para pedagang habis terjual, sekalipun hari tasyrik telah terlewatkan. Kondisi tersebut menguatkan informasi terjadinya kelebihan jumlah hewan kurban pada lokasi pengamatan.

Jadi, pada hakikatnya sungguh tidak ada yang keliru, apabila Pak RT mengatakannya demikian, bahwa terjadi fenomena kelebihan hewan kurban secara lokal di tempat tersebut, juga barangkali untuk skala wilayah yang lebih luas.

Meskipun demikian, intuisi dari Dewi Persik yang meyakini tentang ada kekurangan jumlah hewan kurban di daerah yang lain, itu tersirat ada urusan persoalan distribusi hewan kurban.

Oleh karena itu, sungguh tidak mengherankan, apabila terdapat informasi pemberitahuan untuk penyelenggaraan pemotongan hewan kurban pada daerah-daerah lain di dalam negeri yang sekiranya masih kekurangan jumlah daging hewan kurban.

Bahkan tidak mengherankan, apabila terdapat informasi untuk penyelenggaraan pemotongan hewan qurban yang hendak disalurkan ke negara lain.

Akan tetapi dalam urusan penyelenggaraan hewan kurban segar ke daerah yang lain, bahkan lintas batas negara ternyata ditemukan keberadaan kerawanan pelaksanaan. Tentu tercedera pada kasus ekstrem yang seperti ini adalah bersifat kasuistik.

Artinya, bukanlah dapat dijadikan sebagai pedoman kepastian bahwa pendistribusian daging hewan kurban yang seperti itu sulit terealisasi, sekalipun berpotensi dapat menimbulkan kekecewaan pada orang-orang yang berniat melaksanakan ibadah menyembelih daging hewan kurban.

Total hewan dipotong di RPH sebanyak 9,65 juta ekor dari sapi potong, kerbau, domba dan kambing di Indonesia per tahun 2022. Dengan jumlah penduduk sebanyak 278,7 juta jiwa tahun 2023, atau setara dengan kebutuhan jumlah hewan kurban sebanyak 39,8 juta ekor, maka persoalan ekstrem neraca daging hewan ternak, terutama maksimisasi keterjangkauan daya beli hewan qurban adalah terkendala oleh semakin tingginya harga jual hewan-hewan ternak besar.

Ini terkait dengan masalah ketersediaan pakan ternak besar, tingginya biaya pemeliharaan ternak, dan fenomena keekonomisan penggemukan ternak menjelang dipotong saja.

Peneliti Institute For Development of Economics and Finance (Indef); Pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya