Berita

Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji, maju sebagai bakal calon legislatif DPR RI bersama PKB/Net

Politik

Pakai Bendera PKB, Mantan Kabareskrim Susno Duadji Nyaleg DPR RI dari Dapil II Sumsel

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 06:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji dikabarkan maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) II Sumatera Selatan. Susno memakai bendera Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memperebutkan kursi DPR.

Kabar ini dibenarkan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sumsel, Nasrul Halim. Dapil II  sendiri meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Muara Enim, Lahat, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

"Benar Susno Duadji mencalonkan diri sebagai bacaleg DPR RI dari PKB Dapil II (Sumsel). Saat ini tahapannya masih daftar pemilih sementara (DCS)," ujar Nasrul, Rabu (28/6).


Nasrul mengaku Susno telah bergabung dengan PKB kurang lebih setahun. Alasan Susno bergabung dengan partai besutan Muhaimin Iskandar itu karena banyak ulama di dalamnya.

"Bergabung dengan PKB kurang lebih satu tahun. Alasan bergabung karena merasa partai ini (banyak) ulama. Beliau datang sendiri ke PKB dan niatnya untuk bergabung ke PKB dan ingin membesarkan PKB di sumsel," tuturnya.

Selain Susno, sejumlah mantan pejabat juga ikut maju sebagai bacaleg DPR RI pada Pemilu 2024 nanti. Salah satunya Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe.

Nama Susno sempat mencuat ketika menjabat Kabareskrim Polri. Saat itu Susno diketahui terlibat kasus korupsi. Susno terbukti bersalah dalam kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat.

Oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Susno divonis 3,5 tahun penjara pada Maret 2011.

Kasusnya ini cukup menyita perhatian publik karena sulitnya mengeksekusi Susno ke penjara. Hingga akhirnya Susno menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Cibinong pada Mei 2013. Dia dinyatakan bebas pada Maret 2015.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya