Berita

Foto yang diunggah akun Twitter PDI Perjuangan/Net

Politik

Akun PDIP Potong Foto Anies Bareng Ganjar saat Ibadah Haji, Warganet: Minder Satu Frame?

RABU, 28 JUNI 2023 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Akun Twitter Official PDI Perjuangan menyita perhatian warganet. Sebabnya, adalah unggahan momen ibadah haji bakal calon presiden yang mereka usung, Ganjar Pranowo.

Tidak ada yang aneh dalam narasi unggahan itu. Isinya, hanya memuji perjalanan Ganjar dalam menjalankan ibadah haji bersama keluarga dengan mendapatkan fasilitas khusus Kerajaan Arab Saudi.

"Bakal capres usungan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo melakukan ibadah haji bersama keluarganya ke tanah suci Makkah, Arab Saudi. Ibadah Haji di Tanah Suci, Ganjar Pranowo dijamu Kerajaan Arab Saudi," tulis unggahan itu, dikutip Rabu (28/6).


Akun tersebut menyita perhatian sekaligus kritik warganet pada salah satu foto yang diunggah. Tepatnya, momen Ganjar bersama keluarga saat mengenakan pakaian ihram.

Foto yang hasil suntingan itu, tidak memuat utuh potret yang sudah beredar sebelumnya. Tepatnya, tidak ada sosok Anies Baswedan pada foto yang diunggah akun PDIP. Hanya ada Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama keluarga Ganjar dalam foto itu.

Tak ayal, warganet pun ramai-ramai mengkritik unggahan itu. Salah satunya, akun @QuartyRudiq yang mengunggah foto asli dari pertemuan itu.

"Wkwkwk...diedit, dasar kelakukan PDIP pengecut seperti buzzer. Nih gw kasih foto aslinya," tulis akun itu disertai foto Anies yang berdiri di sebelah Suharso dan Ganjar duduk di kursi di depan meja makan.

Sementara pemilik akun @julian17426, tidak habis pikir mengapa dalam membagikan momen ibadah pun masih ada kebencian.

"Segitu bencinya kalian terhadap Anies Baswedan atau kalian minder satu frame sama Anies Baswedan," katanya.

Lebih tajam, akun @paseban99 mengatakan unggahan PDIP itu tidak ubahnya politik dagang isu agama.

"Jual mekkah, besok jual apalagi kakek sugiono?" tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya