Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin/RMOL

Politik

Golkar Ingin Pilpres 2024 Lebih dari Dua Paslon

SELASA, 27 JUNI 2023 | 15:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar berharap kontestan pada pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 lebih dari dua bakal calon presiden dan wakil presiden.

Sebab, dengan banyaknya calon yang disuguhkan, masyarakat diberikan keleluasaan memilih para calon pemimpinnya kelak.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/6).


“Kita maunya lebih dari 2 begitu supaya pilihannya tambah banyak,” ujar Nurul.

Argumentasi Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar itu, tidak ada larangan dalam Undang Undang (UU) jika pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden lebih dari dua hingga terjadi dua putaran di Pilpres 2024.

“Seandainya harus dua putaran juga tidak masalah, toh itu sudah diakomodir juga dalam undang-undang,” pungkasnya.

Sampai saat ini ada tiga capres yang muncul di peta koalisi partai untuk menghadapi Pilpres 2024 mendatang, Prabowo Subianto yang didukung Gerindra-PKB, Ganjar Pranowo PDIP, PPP, Perindo dan Anies Baswedan yang akan diusung oleh Partai Demokrat, PKS dan Nasdem.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya