Berita

Prabowo Subianto bersama Erick Thohir/Net

Politik

Bukan Ganjar, Erick Lebih Berpeluang Menang Bersama Prabowo di Pilpres 2024

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 09:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok Menteri BUMN, Erick Thohir belakangan menjadi magnet bagi bakal calon presiden yang akan bertarung di 2024.

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, Erick memang memiliki banyak keunggulan dibandingkan kandidat bakal cawapres lain.

Namun, sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu perlu menimbang secara cermat dalam memilih pasangan capres yang ada saat ini.


Bagi Jamiluddin, Erick lebih cocok bersanding dengan bacapres Gerindra, Prabowo Subianto dibandingkan dengan bacapres PDIP, Ganjar Pranow.

“Erick Thohir lebih pas dipasangkan dengan Prabowo Subianto,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (22/6).

Menurut Jamiluddin, Erick punya modal utama untuk memenangkan kontestasi. Modal pertama, elektabilitas Erick terus menunjukkan tren meningkat. Modal kedua, Erick punya capital lebih dari cukup untuk mengarungi kampanye pilpres.

“Suka tidak suka, pilpres membutuhkan dana sangat besar. Bagi Erick tentu hal itu bukan masalah yang berarti,” kata Jamiluddin.

Kemandirian capital sangat diperlukan agar capres dan cawapres tidak masuk dalam cengkraman oligarki. Dengan begitu, kata dia, kemandirian pasangan capres lebih terjaga bila nantinya terpilih dalam Pilpres.

Di sisi lain, Erick kurang cocok jika disandingkan dengan bacapres PDIP, Ganjar Pranowo. Elektabilitas Erick memang mengalami peningkatan, namun sebaliknya, Ganjar cenderung statis, bahkan ada indikasi menurun.

“Kalau tren itu terus terjadi, maka peningkatan elektabilitas Erick tidak akan menolong penurunan elektabilitas Ganjar. Karena itu, kalau Erick mendampingi Ganjar peluang menang relatif lebih kecil,” demikian Jamiluddin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya