Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Putin Siap Kerahkan Rudal Balistik Sarmat Generasi Baru ke Medan Perang

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 08:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia akan segera mengerahkan rudal balistik antarbenua Sarmat generasi baru yang mampu membawa 10 atau lebih hulu ledak nuklir.

Hal itu disampaikan Presiden Vladimir Putin dalam pidatonya kepada lulusan baru akademi militer pada Rabu (21/6). Ia  menekankan pentingnya "tiga serangkai" kekuatan nuklir Rusia yang dapat diluncurkan dari darat, laut, atau udara.

“Tugas terpenting di sini adalah pengembangan triad nuklir, yang merupakan jaminan utama keamanan militer Rusia dan stabilitas global,” kata Putin, seperti dikutip dari Reuters.


Rudal berbahan bakar cair RS-28 Sarmat – dijuluki Setan 2 oleh analis Barat – pertama kali diumumkan oleh Putin pada tahun 2018 dan seharusnya telah dikerahkan tahun lalu. Nampaknya, Putin tidak ingin lagi menunda.

"Peluncur Sarmat pertama akan ditempatkan dalam tugas tempur dalam waktu dekat,” lanjut Putin.

Rudal Sarmat baru dirancang untuk melakukan serangan nuklir pada target ribuan rudal jauhnya di Amerika Serikat atau Eropa. Tetapi penyebarannya berjalan lebih lambat dari yang direncanakan, seperti yang dikatakan Rusia pada April 2022 bahwa itu akan dilakukan pada musim gugur tahun itu.

Dmitry Rogozin, kepala badan antariksa Rusia saat itu, mengatakan pada waktu itu bahwa rudal akan dikerahkan dengan satu unit di wilayah Krasnoyarsk Siberia, sekitar 3.000 km timur Moskow.

Rogozin mengatakan mereka akan ditempatkan di situs yang sama dan di silo yang sama dengan rudal Voyevoda era Soviet yang mereka gantikan, memuji "senjata super" baru sebagai peristiwa bersejarah yang akan menjamin keamanan anak dan cucu Rusia untuk masa depan. 30-40 tahun mendatang.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya