Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Keputusan tersebut diambil setelah sirup obat batuk yang diproduksi negara itu menyebabkan 70 kematian pada anak-anak di Gambia.
"Langkah terbaru yang diambil oleh Gambia bertujuan untuk mengatasi masalah obat-obatan yang tidak memenuhi standar dan produk palsu yang masuk ke negara ini," kata Direktur Eksekutif Badan Pengawasan Obat-obatan (MCA), Markieu Janneh Kaira, dalam suratnya kepada Jenderal Pengawas Obat India, Rajeev Singh Raghuvanshi.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51
UPDATE
Minggu, 18 Januari 2026 | 19:48
Minggu, 18 Januari 2026 | 19:32
Minggu, 18 Januari 2026 | 18:55
Minggu, 18 Januari 2026 | 18:24
Minggu, 18 Januari 2026 | 18:20
Minggu, 18 Januari 2026 | 17:53
Minggu, 18 Januari 2026 | 17:32
Minggu, 18 Januari 2026 | 17:15
Minggu, 18 Januari 2026 | 16:56
Minggu, 18 Januari 2026 | 16:55