Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov/Net

Dunia

Lavrov: Biarkan NATO Menantang Perang, Rusia Siap!

RABU, 21 JUNI 2023 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan tegas kembali disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov tentang kesiapan Moskow untuk terus menghadapi blok militer pimpinan AS di medan perang Ukraina.

Pernyataannya datang beberapa hari setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menolak langkah apa pun untuk membekukan konflik, meskipun kerugian Ukraina meningkat.

Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Stoltenberg menyatakan bahwa perdamaian tidak dapat berarti menghentikan konflik dan menerima kesepakatan yang ditentukan oleh Rusia.


"Jika NATO, melalui mulut Stoltenberg, sekali lagi menyatakan bahwa mereka menentang pembekuan konflik seperti yang mereka katakan, maka itu berarti mereka memang ingin berperang," kata Lavrov pada Selasa, seperti dikutip dari RT, Rabu (21/6).

"Baiklah, biarkan mereka (menantang) bertarung, kami siap untuk ini, kami telah lama memahami tujuan NATO dalam situasi di sekitar Ukraina, yang telah terbentuk selama bertahun-tahun," katanya.

Para pejabat di Moskow telah lama menuduh AS dan sekutu NATO-nya mempersenjatai Ukraina dan menggunakan negara itu untuk memicu konflik dengan Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan menggambarkan konflik tersebut seperti mengadu pasukannya untuk melawan seluruh mesin militer Barat, dan Lavrov menggemakan sentimen ini pada Selasa.

"Pengiriman senjata Barat yang terus berlanjut ke Kyiv menunjukkan bahwa Barat adalah peserta langsung dalam perang hibrida, perang yang dideklarasikan melawan Rusia, dan memang perang panas," katanya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya