Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F. Silaen/Net

Politik

Samuel F. Silaen: Pesan Relawan Tunggu Arahan Jokowi, Sedang Bermain Politik 2 Kaki

RABU, 21 JUNI 2023 | 02:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Fenomena Relawan pendukung capres yang sampai saat ini mengatakan menunggu arahan atau petunjuk Joko Widodo atau Jokowi. Salah satunya ketua umum pro Jokowi (Projo)

Projo dianggap salah satu organ relawan yang cukup besar dalam arti luas. Meski Projo Sulsel sudah menyampaikan dukungannya terbuka kepada Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto.

Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F. Silaen mengatakan Projo nampak sedang bermain dua kaki, artinya kira- kira siapa yang paling banyak memberikan manfaat (keuntungan) dalam konteks pemenangan capres- cawapres pada pilpres 2024.


Lebih lanjut Silaen menjelaskan bahwa kecenderungannya, relawan kalau sudah besar memang sering bertingkah. Kata Silaen, itu dianggap lumrah karena memiliki jaringan yang kuat maka tidak dapat dipandang sebelah mata.

"Karena itu Projo tidak mau terulang kembali apa yang terjadi pada pembagian kue kekuasaan 2019 yang hampir tidak mendapatkan 'kue' di periode keterpilihan presiden Jokowi. Walaupun akhirnya Projo berhasil dapat bagian sebagai Wamen yang diwakili oleh ketua umumnya," terang Silaen, Selasa (20/6).

Pendapat Silaen, konstelasi politik di tingkat elite dan lokal sebenarnya kadang terputus karena adanya perbedaan kepentingan politik yang sedang berjalan. Sebab relawan ditingkat daerah itu lebih nempel kepada kekuasaan yang ada di daerah tersebut agar bisa eksis.

"Sekarang kenapa Projo Sulawesi Selatan (Sulsel) lebih memilih capres Prabowo- Airlangga karena faktor x atau mungkin juga kedekatan emosional pimpinan Projo ditingkat lokal/ daerah tersebut," papar Silaen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya