Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Tuding AS Siapkan Drone Berisi Nyamuk Malaria sebagai Senjata

SELASA, 20 JUNI 2023 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia menuduh Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan senjata biologis berupa drone berisi nyamuk pembawa malaria. Drone itu disebut akan menargetkan pasukan Rusia.

Tudingan tersebut dilontarkan oleh Kepala Pasukan Perlindungan Radiasi, Kimia, dan Biologis Rusia, Igor Kirillov, seperti dimuat Daily Mail, Selasa (20/6).

Tuduhan itu muncul ketika Ukraina merebut desa kedelapannya dua minggu setelah meluncurkan serangan balasan yang diantisipasi.


“Sesuai dengan deskripsi, drone harus mengirimkan wadah berisi serangga ke area tertentu dan melepaskannya. Deskripsi paten menekankan bahwa prajurit yang terinfeksi tidak dapat melakukan misi tempur yang ditugaskan kepadanya," ujar Kirillov.

Menurut Kirillov, senjata AS berupa nyamuk malaria itu bisa memicu wabah. Terlebih dengan situasi robohnya bendungan Kakhova di Ukraina bagian selatan.

“Banjir wilayah Kherson yang direncanakan oleh rezim Kyiv dapat memperumit situasi, termasuk yang berkaitan dengan infeksi arbovirus. Setelah penurunan permukaan air, fokus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dapat terbentuk, terutama demam West Nile,” jelasnya.

Sementara itu, pada Senin (19/6), Ukraina mengklaim telah merebut kembali sebuah desa baru dari Rusia, yang kedelapan selama dua minggu dalam operasi ofensif.

Tentara Kyiv mengibarkan bendera nasional berwarna kuning dan biru dalam sebuah video, yang mengklaim bahwa mereka berada di Piatykhatky, sebuah desa di dekat salah satu posisi Rusia yang dijaga paling kuat di selatan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya