Berita

Kapal selam OceanGate Explorations/Net

Dunia

Kapal Selam Wisatawan Hilang Saat Menjelajahi Titanic di Dasar Samudera Atlantik

SELASA, 20 JUNI 2023 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah kapal selam yang membawa wisatawan untuk tour melihat bangkai kapal Titanic dilaporkan hilang di kedalaman samudera Atlantik.  

Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran berlangsung pada Senin (19/6) untuk mencari kapal yang hilang pada Minggu pagi itu, menurut Letnan Jordan Hart dari Penjaga Pantai AS di Boston kepada CBS News.

OceanGate Expedition, sebuah perusahaan swasta yang menyelenggarakan ekspedisi laut dalam, mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa kapal selam yang hilang adalah miliknya dan ada orang di dalamnya.


"Kami sedang menjajaki dan memobilisasi semua opsi untuk membawa kru kembali dengan selamat," kata perusahaan.

"Kami sedang bekerja menuju kepulangan yang aman dari anggota kru," tambah perusahaan tersebut, tanpa memberitahu berapa orang di dalam kapal.

Namun, seorang pejabat mengatakan ada lima orang di dalamnya. Ia mengidentifikasi mereka sebagai operator dan empat spesialis misi — istilah yang digunakan perusahaan untuk penumpangnya.

OceanGate baru-baru ini mengatakan di  situs webnya bahwa mereka sedang melakukan percobaan untuk ekspedisi ke reruntuhan RMS Titanic, yang terletak sekitar 400 mil tenggara pantai Newfoundland.

Pihaknya juga bergantung pada Starlink untuk komunikasi saat berada di atas kapal selam, karena tidak ada menara seluler di tengah lautan. Kapal selam itu diyakini memiliki kemampuan bertahan 96 jam jika ada keadaan darurat di dalamnya.

Turis dapat membayar untuk menaiki kapal selam kecil untuk menjelajahi apa yang tersisa dari kapal penumpang Inggris tersebut.

OceanGate menerapkan tarif 250.000 dolar AS untuk satu tempat dalam ekspedisi yang dijadwalkan selama delapan hari.

Seorang juru bicara OceanGate Expedition sebelumnya mengatakan kepada Insider bahwa perusahaan tersebut bekerja dengan NASA untuk merancang dan merekayasa kapal selam serat karbon menyelam dalam, yang disebut Titan.

Sehari sebelumnya, pengusaha Inggris Hamish Harding berbagi di Facebook bahwa dia termasuk di antara kelompok ekspedisi OceanGate yang berangkat dari St. Johns, Newfoundland.

Itu akan menjadi misi berawak pertama dan satu-satunya ke Titanic pada tahun 2023, menurutnya. Ia juga mengatakan tim berencana untuk memulai penyelaman sekitar pukul 4 pagi hari Minggu.

"Tim di kapal selam memiliki beberapa penjelajah legendaris, beberapa di antaranya telah melakukan lebih dari 30 kali penyelaman ke RMS Titanic sejak 1980-an," tulis Harding.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ribuan Lender Masih Terombang-ambing di Tengah Proses Hukum DSI

Senin, 26 Januari 2026 | 07:57

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

Senin, 26 Januari 2026 | 07:38

Barack Obama Kecam Penembakan Alex Pretti di Minneapolis

Senin, 26 Januari 2026 | 07:21

Gempur Transaksi Judol, OJK Wajibkan Bank Gunakan Teknologi Pelacakan Dini

Senin, 26 Januari 2026 | 07:06

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Senin, 26 Januari 2026 | 06:50

Rahasia Ribosom

Senin, 26 Januari 2026 | 06:18

Dua Warga Hilang saat Longsor di Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06:02

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

Senin, 26 Januari 2026 | 05:40

Banjir di Pulau Jawa Bukan cuma Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Senin, 26 Januari 2026 | 05:10

Akhirnya RI Bisa Satu Meja dengan Israel dalam BoP for Gaza

Senin, 26 Januari 2026 | 05:05

Selengkapnya