Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Fahri Hamzah/Net

Politik

Pendaftaran Capres Masih Lama, Elite Jangan Umbar Basa-basi Tak Bermakna

SENIN, 19 JUNI 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peta koalisi dan dukungan untuk calon presiden (capres) 2024 masih bisa berubah. Hal ini dipengaruhi perkembangan politk yang akan terus berdinamika.

Apalagi waktu pendaftaran capres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru dibuka pada 19 Oktober 2023 dan pengumuman capresnya dilakukan pada 25 November 2023.

“Pemilu masih jauh. Kita masih punya waktu 5 bulan lagi untuk pendaftaran capresnya. Terlalu panjang waktu dan terlalu mungkin semuanya berubah,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Fahri Hamzah lewat keterangan resminya, Senin (19/6).


Menurut Fahri, koalisi yang ada saat ini hanya drama untuk memancing pemberitaan saja. Padahal, konteksnya sekadar pertemuan belaka.

Sementara di satu sisi, yang ingin diketahui publik adalah efek pada kebijakan negara di masa yang akan datang. Artinya, para balon perlu menampilkan apa-apa saja yang hendak dicapai jika mereka memimpin negeri ini.

Untuk itu, Wakil Ketua DPR Periode 2014 hingga 2019 ini mengingatkan para elite untuk tidak lagi menampilkan politik basa-basi yang tak bermakna bagi kepentingan rakyat.

“Apa yang dia (calon pemimpin) pikirkan, mau dibawa ke mana bangsa ini? Hal-hal itu (gagasan) tidak boleh ditutupi hanya basa-basi seperti yang terjadi selama ini,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya