Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Penerbang F-16 Indonesia dan AS Latihan Tempur Jarak Dekat di Pekanbaru

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 00:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Latihan Basic Fight Manuver (BFM), berupa pertempuran udara jarak dekat dogfight one to one jadi menu hari kedua latihan bersama Cope West 2023 antara penerbang tempur TNI Angkatan Udara dan United Stated Air Forces (USAF).

Latihan tersebut, di wilayah barat training area Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Rabu (14/6).

Danwing 6 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru Kolonel Penerbang (Pnb) Asri Efendi Rangkuti, selaku direktur latihan Cope West 2023 mengatakan, penerbang tempur TNI AU maupun USAF sudah menguasai exercise BFM.


Di mana pertempuran satu lawan satu adalah kemampuan dasar yang sudah dimiliki oleh para penerbang kedua angkatan udara.

"Kemampuan penerbang TNI AU dalam pelaksanaan execise dogfight ini tidak kalah dari para penerbang dari USAF," kata Efendi.

Lanjut Efendi, selain faktor kemampuan pesawat, faktor kemampuan individual dan kondisi fisik penerbang sangat menentukan dalam memenangkan pertempuran jarak dekat.

Sebab, hal ini menjadi pembeda antara penerbang TNI AU dengan negara lain.

"Tingkat kesulitan latihan ini terletak pada kesiapan fisik penerbang itu sendiri dan kemahiran penerbang dalam mengambil kesempatan atau memanfaatkan energi untuk menembak musuh," ujar Efendi.

Pada latihan BFM ini para penerbang tempur kedua angkatan udara memainkan peran secara bergantian, baik sebagai pesawat penyerang yang akan menghancurkan musuhnya, maupun pesawat bertahan yang berupaya menghindar dari serangan musuh.

Para penerbang kedua angkatan udara juga diminta menguasai taktik dan strategi terbaik dalam memenangkan pertempuran udara yang dilakukan. Apalagi pada saat posisi terancam ditembak musuh dan berupaya membalikkan kondisi tersebut, sehingga mampu menembak jatuh pesawat lawan.

"Peralihan dari offensif ke defensif benar-benar menggunakan timing yang tepat, sehingga bisa mendapatkan hasil terbaik," kata Efendi.

"Teknik-teknik ini lah yang harus terus diasah oleh para penerbang TNI AU dalam pertempuran jarak dekat," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya