Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Gaya Politik Inklusif dan Cerdas Bikin Airlangga Mudah Diterima Semua Kalangan

RABU, 14 JUNI 2023 | 12:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gaya komunikasi santun dan solutif yang dimiliki Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjadi simbol kekuatan untuk membangun hubungan baik dengan berbagai kalangan.

"Kekuatan Pak Airlangga sejak awal adalah membangun komunikasi dengan semua elemen, baik dengan partai politik yang sudah memiliki koalisi antarpartai maupun yang belum. Komunikasi dibangun secara setara, terbuka, luwes namun solutif," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, Rabu (14/6).

Maka, tidak heran jika gaya komunikasi luwes ini membuat Airlangga bisa diterima semua kalangan, khususnya elite partai politik dan masyarakat sipil.


Jamiluddin lantas menyinggung rencana pertemuan Airlangga dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"PDIP masih didukung partai yang relatif kecil. PDIP tentu melihat Golkar sebagai potensi mitra koalisi yang penting mengingat Golkar sebagai pemenang kedua Pemilu 2019," sambungnya.

Sementara itu, pengamat politik ARSC Husaini Dani memandang, Airlangga memiliki modal utama untuk memimpin Indonesia, yakni gaya berpolitik yang inklusif dan cerdas.

Airlangga juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai political deadlock. Ketenangan dan kapasitas yang kuat di bidang politik dan sosial ekonomi ini dibutuhkan pasca kepemimpinan Presiden Jokowi dalam menghadapi berbagai ketidakpastian politik dan ekonomi dunia.

"Modal utama Pak Airlangga adalah ketenangan dan kerendahan hati dirinya, adaptif serta kecerdasan dan fokus bekerja terkait stabilitas politik dan pemulihan sosial ekonomi," tambah Husaini.

"Airlangga ini juga punya inklusifitas dalam membangun komunikasi kepada semua elemen, karena sejak awal memosisikan diri dan Golkar berada di tengah, memberikan solusi atas tarik-menarik berbagai ekstrim" tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya