Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ratusan Orang Tewas Tenggelam di Sungai Nigeria Saat Pulang dari Pesta Pernikahan

RABU, 14 JUNI 2023 | 09:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan orang tenggelam di sungai di Negara Bagian Kwara, Nigeria setelah sebuah perahu yang kelebihan muatan mengangkut orang-orang yang baru pulang dari pesta pernikahan.

Menurut keterangan polisi setempat pada Selasa (13/6), kapal yang membawa lebih dari 200 orang itu tenggelam setelah mereka selesai menghadiri sebuah pernikahan di Negara Bagian Niger.
 
Akibat insiden itu, 103 penumpang tewas, dan ratusan lainnya berhasil diselamatkan, dengan jumlah korban lainnya diperkirakan akan terus meningkat, karena operasi pencarian korban masih terus diluncurkan.


"Sejauh ini kami memiliki 103 orang tewas dan lebih dari 100 orang diselamatkan dari kecelakaan kapal itu," kata juru bicara kepolisian Negara Bagian Kwara Okasanmi Ajayi kepada AFP melalui telepon.

"Pencarian dan penyelamatan masih berlangsung yang berarti jumlah korban kemungkinan akan meningkat,” tambah jurubicara itu.

Seperti dimuat Malaymail, Rabu (13/6), atas tragedi mengerikan tersebut, kantor Gubernur Kwara mengucapkan duka citanya kepada korban yang sebagian besar berasal dari distrik Patigi, di Ebu, Dzakan, Kpada, Kuchalu, dan Sampi.

“Gubernur mengirimkan belasungkawa yang tulus kepada orang-orang di komunitas ini,” tulis pernyataan itu.

Kecelakaan kapal mematikan merupakan hal yang biasa terjadi di Nigeria, karena perjalanan kapal itu sering kelebihan muatan, prosedur keselamatan yang lemah, kendaraan yang rentan, hingga cuaca buruk yang mengakibatkan sungai meluap.

Bulan lalu, 15 anak tenggelam dan 25 lainnya dilaporkan hilang setelah kapal mereka yang kelebihan muatan terbalik di barat laut Negara Bagian Sokoto saat mereka sedang dalam perjalanan untuk mengumpulkan kayu bakar.

Otoritas Perairan Pedalaman Nasional Nigeria sebelumnya telah mencoba untuk melarang pelayaran malam hari di sungai dan kapal yang kelebihan muatan diatur sebagai tindak pidana sebagai upaya untuk menghentikan kecelakaan di perairan, akan tetapi nakhoda dan awak kapal disebut sering mengabaikan peraturan tersebut, yang memicu banyak terjadinya kecelakaan dengan perahu di negara itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya