Berita

Bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo duduk satu meja makan dengan seorang pengusaha properti ternama di Jawa Timur, Teguh Kinarto/Net

Politik

Ganjar Pranowo Ternyata Satu Meja dengan Teguh Kinarto

RABU, 14 JUNI 2023 | 00:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebuah video viral memperlihatkan bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo duduk satu meja makan dengan seorang pengusaha properti ternama di Jawa Timur, Teguh Kinarto, yang juga merupakan saksi perkara yang ditangani KPK.

Dalam video berdurasi 45 detik yang viral di media sosial, memperlihatkan Ganjar yang mengenakan kemeja warna hitam lengan pendek duduk bersama sekitar belasan orang lainnya di dua meja bundar yang digabungkan.

Di meja tersebut, terdapat minuman air mineral dengan kemasan botol kaca dan beberapa makanan. Ganjar terlihat akrab dengan orang-orang yang berada di satu ruangan tersebut.


Terlihat, Ganjar duduk bersebelahan dengan seorang pengusaha properti ternama di Jawa Timur, yakni Teguh Kinarto, yang mengenakan kemeja warna merah.

Dalam perbincangan itu, terdapat pernyataan tegas dari pendiri Podo Joyo Masyhur (PJM) Group itu bahwa orang-orang yang berada di ruangan tersebut sebagai pendukung Ganjar.

"Semua ini pendukung bapak," kata Teguh.

Mendengar pernyataan itu, Ganjar lantas menimpalinya dengan pertanyaan tentang kepastian mereka melakukan pencoblosan.

"Oh gitu ya? Nyoblos nggak?" tanya Ganjar dan dijawab "ya pasti" oleh Teguh.

Teguh Kinarto diketahui pernah dipanggil oleh tim penyidik KPK sebagai saksi, bersama dengan pengusaha asal Jatim lainnya, yakni Paulus Welly Afandy.

Dia dipanggil sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) yang menjerat mantan Sekretaris MA, Nurhadi (NHD).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya