Berita

Mahkamah Agung RI/Net

Politik

Rawan Diintervensi, Aktivis Minta Rakyat Indonesia Ikut Awasi PK Moeldoko di MA

SELASA, 13 JUNI 2023 | 12:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Putusan peninjauan kembali (PK) yang akan dijatuhkan Mahkamah Agung dalam perkara kepengurusan Partai Demokrat perlu diawasi publik.

Pendiri Jaringan Nusantara (JN) Heri Sebayang memandang, pengawasan publik penting dilakukan lantaran perkara tersebut melibatkan pejabat tinggi negara, yakni Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai pihak yang mengajukan PK.

"Kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia, untuk ikut mengawasi dan memonitor MA yang akan mengadili dan memutus perkara PK Moeldoko Cs," kata Heri Sebayang kepada redaksi, Selasa (13/6).


Pengawasan tersebut juga dalam rangka memastikan putusan MA berlangsung adil tanpa intervensi dari penguasa.

"Sebab ada dugaan Moeldoko akan melakukan intervensi menggunakan kekuasaan dalam proses PK," tegas aktivis 98 ini.

Pandangan Heri Sebayang, sudah sepatutnya MA menolak PK Moeldoko. Sebab secara hukum, kepengurusan Partai Demokrat berada di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Apalagi berdasarkan fakta hukum, Moeldoko sudah 16 kali kalah di pengadilan melawan Partai Demokrat yang sah di bawah AHY," tutup Heri Sebayang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya