Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

NATO Mulai Gelar Latihan Pertahanan Udara Terbesar di Eropa

SENIN, 12 JUNI 2023 | 20:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Latihan udara terbesar NATO yang melibatkan 250 pesawat militer dan lebih dari 10.000 personel telah dimulai pada Senin (12/6).

Di bawah komando Angkatan Udara Jerman, latihan "Air Defender 2023" itu akan digelar selama dua minggu, di atas wilayah udara Jerman dan Eropa.

Kepala Angkatan Udara Jerman, Letnan Jenderal Ingo Gerhartz mengatakan bahwa latihan militer ini bertujuan untuk menunjukkan kekuatan NATO dan aliansi Transatlantik.


"Kami adalah aliansi pertahanan, dan jika ada ancaman serangan, kami siap untuk mempertahankan wilayah NATO, dan kami perlu menunjukkan hal ini," katanya kepada stasiun penyiaran publik RBB.

Mengutip Anadolu Agency, Gerhartz juga menekankan bahwa latihan ini bukan merupakan respons terhadap perang Rusia di Ukraina, melainkan rencananya ini telah diajukan oleh Jerman sejak tahun 2018, dengan pelaksanaan rutin di tahun-tahun berikutnya.

Selama latihan ini, angkatan udara dari 25 negara akan berlatih dalam operasi gabungan, merespons simulasi serangan terhadap negara-negara NATO.

Dari total 250 pesawat militer yang berpartisipasi, 100 di antaranya dikabarkan berasal dari Amerika, termasuk jet tempur F-35 dan F-16. Angkatan Udara Jerman akan mengerahkan 90 pesawat, termasuk tanker A400M, Eurofighter, dan pesawat tempur Tornado.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya