Berita

Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Ditakuti Rezim, Gangguan Pencapresan akan Terus Datang Bertubi-tubi

SENIN, 12 JUNI 2023 | 10:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gangguan terhadap Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dalam upaya mencalonkan Anies Baswedan sebagai presiden 2024 disinyalir akan terus bermunculan.

Oleh karenanya, KPP yang beranggotakan Nasdem, PKS, dan Demokrat itu perlu mempertahankan kekompakan.

"Publik tahu tekanan-tekanan itu bertubi-tubi datang dari rezim yang tidak menghendaki Anies lolos capres dan memenangkan Pilpres 2024. Kelihatannya Anies ditakuti betul," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/6).


Dengan adanya tekanan tersebut, koalisi pendukung Anies perlu bersabar, termasuk dalam memutuskan sosok cawapres yang akan diusung.

"Ketegangan itu bisa merusak kekompakan di antara anggota koalisi. Tekanan rezim dan ketegangan di antara anggota koalisi perlu disikapi dengan penuh ketenangan dan kewaspadaan," kata Muslim.

Muslim meyakini, Anies memiliki perhitungan dan pertimbangan dalam menentukan waktu mengumumkan pendampingnya di Pilpres 2024.

"Setelah mengumumkan cawapresnya, belum tentu ketegangan dan tekanan tidak ada lagi. Rezim pastinya punya berbagai cara untuk gagalkan Anies. Sehingga kekompakan sesama anggota koalisi perlu dijaga dan dipertahankan," pungkas Muslim.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya