Berita

Webinar bertajuk "Hubungan Antara Sufisme India dan Anatolia" yang diselenggarakan Indo Islamic Heritage Center (IIHC)/Net

Dunia

Puisi Karya Rumi dan Tarekat Chishti Cerminkan Konektivitas Budaya Sufisme India dan Anatolia

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 18:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sufisme India dan Anatolia (sekarang Turki) ternyata memiliki hubungan pertukaran sejarah dan budaya yang sudah berlangsung selama berabad-abad.

Hal tersebut dijabarkan dalam webinar bertajuk "Hubungan Antara Sufisme India dan Anatolia" yang diselenggarakan Indo Islamic Heritage Center (IIHC), seperti dikutip dari ANI News pada Minggu (11/6).

Pembicara Utama Webinar merupakan seorang cendekiawan Sufi AS yang berbasis di Turki bernama Issa Golitzen Farajaje.


Dalam paparannya, Farajaje mengaungkap bahwa tasawuf India dan Anatolia memiliki citarasa dan praktik regional yang berbeda, tetapi mereka saling berhubungan.

"Kedunya memiliki garis keturunan spiritual yang sama, pertukaran budaya, dan pengaruh tokoh terkemuka seperti Rumi dan orang-orang suci Chishti," ungkapnya.

Menurutnya, hubungan paling signifikan antara Sufisme India dan Anatolia dapat dilihat jelas melalui pengaruh penyair dan sufi terkenal Persia, Mevlana Jalaluddin Rumi.

"Ajaran dan puisi Rumi, yang disusun dalam karyanya 'Masnawi', tentang cinta, pengabdian, dan penyatuan dengan ketuhanan beresonansi dengan para sufi di India dan Anatolia," kata Farajaje.

Hubungan itu juga dapat terlihat melalui  Tarekat Chishti, salah satu tarekat Sufi terkemuka di India.

Farajaje menjelaskan Tarekat Chishti dibawa oleh seorang sufi suci dari wilayah Chisht (Afghanistan saat ini), memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Sufisme di Anatolia.

Kemudian muridnya, Khwaja Qutbuddin Bakhtiar Kaki bermigrasi ke Delhi dan menyebarkan tarekat Chishti di sana.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya