Berita

Para menteri Jokowi saat bersantai di Malaysia/Net

Politik

Prabowo Subianto: Sekarang Pak Mahfud Atasan Saya, Tapi Tahun Depan Kumaha Engke

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 11:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju tampak akrab dalam sebuah meja makan saat tengah berada di Malaysia. Para pembantu presiden tersebut mengobrol santai sambil sesekali tertawa.

Melansir akun Instagram tumgrd, Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto jadi bintang dalam pertemuan itu. Dia mula-mula melontarkan pertanyaan alasannya dipanggil ke Kuala Lumpur.

"Prabowo dipanggil ke Kuala Lumpur dalam rangka?" tanya Prabowo seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/6).


"Membahas koalisi permanen," jawab salah seorang Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memecah tawa.

Ketua Umum Partai Gerindra itu lantas menyampaikan sebuah prinsip bahwa hidup janganlah dibikin rumit.  Terlebih kalau sudah bergabung dalam satu kapal. Tentu saja mereka harus percaya pada nakhoda saja.

"Sebagai mantan tentara ya, keep it simple, benar gak? Kalau kita sudah gabung dalam satu kapal, sudah percaya nahkoda saja Pak," ujar Prabowo yang duduk berhadapan dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ucapan Prabowo itu seketika membuat para menteri tertawa.

"Paling enak tuh Pak, sudah ngapain mumet-mumet,” timpal Menteri Perdagangan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan.

Adapun perbincangan yang paling menarik adalah saat Prabowo menolak untuk duduk di posisi kepala meja. Alasannya, karena ada Mahfud MD.

Prabowo menyebut bahwa Mahfud MD sebagai Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan adalah atasan Menhan. Untuk itu, dia khawatir kualat jika pindah tempat duduk.

Namun demikian, Prabowo turut menyinggung tentang posisi ini untuk tahun depan. Sebab mungkin saja susunannya berubah usai Pilpres 2024. Apalagi, Prabowo digadang akan kembali tampil sebagai peserta.

"Sekarang ini, Pak Menko (Mahfud MD) atasan saya ini. Kualat loh (kalau Prabowo pindah tempat duduk)," ujar Prabowo kembali membuat para Menteri tertawa.

"Tahun depan kumaha engke (bagaimana nanti)," tandas Bacapres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya itu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya