Berita

Ganjar Pranowo saat diumumkan sebagai calon presiden PDIP/RMOL

Politik

Gagas Pengentasan Kemiskinan Ekstem 0 Persen, PDIP Sedang Buka Aib Ganjar

SABTU, 10 JUNI 2023 | 18:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gagasan PDI Perjuangan mengentaskan kemiskinan ekstrem menjadi 0 persen, dianggap bertolak belakang dengan capaian kerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang diusung menjadi kandidat calon presiden (capres).

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, gagasan PDIP tersebut seperti menampar muka Ganjar, karena setelah menjabat dua periode belum juga menyelesaikan masalah kemiskinan di Jateng.

“Jika gagasan itu sebagai cambuk buat Ganjar, maka akan menjadi bumerang karena di Jawa Tengah saja ia terbukti tidak berdaya,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/6).


Dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo ini menjelaskan, selama sembilan tahun menjabat Gubernur Jateng, Ganjar masih menyisakan 1,97 juta jiwa masuk kategori kemiskinan ekstrem.

Selain itu, ia mencatat kemiskinan ekstrem di Jateng pada tahun 2022 meliputi 19 daerah di Jawa Tengah.

“Ini bumerang bagi Ganjar, sebab target PDIP itu tidak realistis. Ia sebagai kepala daerah saja masih gagal mengurusi daerahnya yakni Jawa Tengah,” tuturnya.

Maka dari itu, Efriza menyimpulkan maksud PDIP menyampaikan ke publik soal gagasan pengenatasan kemiskinan itu adalah untuk membuka borok Ganjar.

“Ini menunjukkan isi hasil Rakernas PDIP ketiga itu niatnya baik, ingin mengentaskan kemiskinan. Tapi, malah membuka aib Ganjar,” demikian Efriza menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya