Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Manuver Jokowi Ancam Stabilitas Politik Nasional

SABTU, 10 JUNI 2023 | 12:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Alasan cawe-cawe Presiden Joko Widodo dalam peta perpolitikan 2024 yang disebut untuk mengantisipasi riak-riak membahayakan negara terlalu berlebihan.

Alih-alih menghindari ancaman terhadap negara, manuver politik Presiden Joko Widodo justru lebih membahayakan.

"Cawe-cawe Jokowi justru akan mengancam stabilitas politik nasional," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/6).


Sikap presiden yang ikut campur urusan Pilpres dipandang akan menurunkan kualitas demokrasi. Cawe-cawe Jokowi secara nyata juga tidak dalam kerangka membangun stabilisasi politik pemilu.

Indikasinya, kata dia, saat Presiden Jokowi mengumpulkan para ketua umum partai politik di Istana Negara beberapa waktu lalu. Jika tujuannya untuk kestabilan politik tanah air, Kepala Negara harusnya memanggil seluruh parpol, bukan pilih-pilih.

"Ini artinya Jokowi selaku kepala negara sedang mengatur strategi Pilpres dengan kelompoknya,"  tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya