Berita

Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson/Net

Dunia

Meski Belum Resmi Jadi Anggota, Swedia Tetap Izinkan NATO Kirim Pasukan

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 16:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ancaman perluasan invasi Rusia, telah mendorong Swedia mengizinkan penempatan tentara NATO di wilayahnya, meskipun belum resmi menjadi anggota.

Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson dan Menteri Pertahanan Pal Jonson pada Jumat (9/6) mengatakan akan membiarkan anggota NATO mengirimkan pasukannya ke Stockholm untuk persiapan saat nanti diterima bergabung.

"Pemerintah telah memutuskan bahwa Angkatan Bersenjata Swedia dapat melakukan persiapan dengan NATO dan negara-negara NATO untuk memungkinkan operasi bersama di masa depan," kata keduanya dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters.


Dalam sebuah opini yang diterbitkan harian Dagens Nyheter, keputusan Swedia mencerminkan keputusannya untuk memperkuat pertahanan dan mengantisipasi serangan Rusia.

"Keputusan tersebut mengirimkan sinyal yang jelas ke Rusia. Persiapannya mungkin terdiri dari pangkalan sementara peralatan dan personel asing di wilayah Swedia," bunyi laporan tersebut.

Tahun lalu, Swedia mendaftar untuk bergabung dengan NATO sebagai akibat dari invasi Rusia ke Ukraina.

Keberatan dari Turki dan Hongaria telah menunda aksesi tersebut dan Swedia sekarang berharap dapat bergabung dalam KTT NATO di Lituania bulan depan.

Sementara itu, Rekan negara Nordiknya  yakni Finlandia, yang memiliki perbatasan panjang dengan Rusia, lebih dulu memperoleh izin Turki untuk bergabung dengan NATO sejak April lalu.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya