Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Ungkap Kriteria Cawapres, Hasto: Harus Punya Rekam Jejak Jelas

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 17:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bakal calon wakil presiden untuk Ganjar Pranowo harus memiliki rekam jejak yang jelas. Bukan soal harus dari kalangan sipil, militer, eksekutif, legislatif, pusat atau daerah.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (9/6).

"Semua yang dipanggil oleh rakyat itu merupakan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak yang jelas," kata Hasto.


Lebih daripada itu, kata Hasto, terkait bakal cawapres untuk mendampingi Ganjar pada Pemilu 2024 harus memiliki keselarasan seperti halnya dwi tunggal Soekarno-Hatta.

"Sehingga, terkait dengan cawapres tentu saja kesatupaduan dwi tunggal dimana Bung Karno dan Bung Hatta kesatupaduan di dalam mendorong percepatan kemajuan Indonesia Raya," katanya.  

Sebab, sambungnya, Ganjar sudah dipersiapkan dengan pengetahuan geopolitik. Ganjar beserta seluruh kader PDIP telah digembleng di dalam Sekolah Partai mengenai pemahanan geopolitik sebagai konstalasi geografis.

"Di mana di dalam konstelasi perjuangan kepentingan Indonesia. Karena itulah ketika Pak Ganjar memimpin pasti akan konsiten menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya