Berita

Blokade trotoar depan Kedutaan Besar AS di Jakarta/Ist

Politik

Trotoar Depan Kedubes AS Bakal Kembali Dibuka

RABU, 07 JUNI 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat atas penutupan akses pejalan kaki di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI, Wiwik Wahyuni mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas blokade trotoar Kedubes AS yang persis di samping Istana Wakil Presiden RI dan Balai Kota DKI Jakarta.

"Baik dari Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar AS dan juga Pamobvit (Direktorat Pengamanan Objek Vital) Polda Metro Jaya untuk melakukan pembukaan kembali trotoar di depan kantor Kedubes AS," kata Wiwik Wahyuni, Rabu (6/7).


Ia memastikan trotoar akan segera dibuka kembali dalam waktu dekat dan bisa dilalui oleh pejalan kaki. Namun saat ini masih menunggu keputusan dari Kemenlu dan pihak Kedubes AS.

"Untuk rencana opening menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kemenlu dan pihak Kedutaan, tapi diupayakan bisa secepatnya,” jelasnya.

Menurut informasi dari Koalisi Pejalan Kaki, penutupan akses fasilitas publik itu sudah dikeluhkan sejak zaman Joko Widodo menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012.

Sejauh ini hanya trotoar di depan Kedubes AS yang diblokade. Sementara akses trotoar lain yang bersebelahan dengan Kedubes AS bisa diakses pejalan kaki.

Akibatnya pejalan kaki terpaksa menempuh badan jalan raya saat melintas di depan Kedubes AS. Dan itu berisiko, karena jalan raya diperuntukkan bagi kendaraan bermotor.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya